Litmas Integrasi WBP Secara Virtual Di Lapas Salemba

Cetak
Jakarta, Lapas Salemba - Selasa tanggal 9 November 2021 8 warga binaan pemasyarakatan Lapas Salemba menjalani proses Penelitian Kemasyarakatan (litmas) oleh petugas Balai Pemasyarakatan secara virtual.
 
Proses litmas yang dilaksanakan dengan cara video call di ruangan Bimkemaswat Lapas Salemba ini dilaksanakan oleh Balai Pemasyarakatan Jakarta Selatan, Jakarta Pusat dan Jakarta Barat.
 
Litmas yang dilakukan ini adalah litmas integrasi yang dilakukan agar dapat mengembalikan klien ke masyarakat dalam bentuk program Pembebasan Bersyarat (PB), Cuti Menjelang Bebas (CMB), dan Cuti Bersyarat.
 
Sebelum pandemi, litmas dilakukan dengan tatap muka secara langsung dengan petugas Balai Pemasyarakatan datang ke Lembaga Pemasyarakatan, namun karena pandemi sedang terjadi, untuk mengurangi mobilitas dalam rangka mengurangi dan mencegah penyebaran Covid di Indonesia, maka proses litmas dilakukan secara virtual melalu video call.
 
Setelah menjalani proses penelitian kemasyarakatan akan dilanjutkan dengan sidang tim pengamat pemasyarakatan atau yang biasa disebut juga dengan sidang TPP dengan hasil litmas sebagai salah satu dasar pertimbangan bagi wbp yang akan mendapatkan program Integrasi.
 
Sidang TPP adalah proses dimana WBP akan dilakukan assement perihal perilaku dan keikutsertaan dalam program pembinaan yang diikuti oleh WBP selama di dalam lapas. Dengan demikian, hanya WBP yang memenuhi persyaratan yang berhak untuk mendapat kesempatan mengikuti program integrasi PB, CB dan CMB.
 
Setelah sidang TPP dilaksanakan dan disetujui dengan dinyatakan memenuhi syarat administratif dan subtantif, baru diusulkan Surat Keputusan Integrasinya ke Direktorat Jenderal Pemasyarakatan.